Thursday, April 21, 2016

Pulau Weh, Senjata Andalan Pariwisata Aceh

Pariwisata Aceh
"Dari Sabang sampai Merauke berjajar pulau-pulau, sambung-menyambung menjadi satu itulah Indonesia..."

Saya yakin semua orang Indonesia hapal dengan potongan lagu tersebut. Saya sendiri dari kecil sudah tidak asing dengan lagu wajib nasional itu. Lagu dengan judul "Dari Sabang sampai Merauke" ini telah membuat rakyat Indonesia mengenal kedua kota tersebut. Khusus untuk Sabang, kota ini dikenal sebagai kota paling barat di Indonesia. Tapi...
Sebenarnya dimana letak Kota Sabang berada?

kota sabang
Sabang (Sumber: disbudpar.acehprov.go.id)

Berbicara mengenai Sabang, selalu erat kaitannya dengan Pulau Weh. Ya, karena kota ini adalah kota terbesar yang berada di Pulau Weh, Dahulu Pulau Weh terhubung dengan Pulau Sumatra, tapi akibat letusan gunung berapi membuat kedua pulau ini terpisah. Pulau Weh (bersama dengan Pulau Klah, Rubiah, Seulako dan Rondo) adalah pulau paling barat di Indonesia. Dengan Pulau Weh merupakan pulau paling besar, sedangkan Pulau Rubiah terkenal dengan keindahan taman lautnya.
Pulau Weh kini dikenal sebagai salah satu destinasi populer dikalangan para traveler, khususnya wisata bahari. Destinasi apa saja yang bisa dikunjungi di Pulau Weh?

Pantai Anoi Itam (Sumber: disbudpar.acehprov.go.id)

Untuk para pecinta pantai, Pulau Weh memiliki sederet pantai yang eksotis. Pantai Anoi Itam merupakan salah satu destinasi yang harus dikunjungi. Sesuai namanya pantai ini berpasir hitam khas pasir vulkanik. Hal itu tidak lain karena keberadaan gunung berapi kecil di tengah Pulau Weh. Meski berpasir hitam, pantai ini menarik untuk dinikmati.


benteng jepang
Benteng Peninggalan Jepang (Sumber: disbudpar.acehprov.go.id)

Selain pemandangannya yang indah, di salah satu sisi bukit Pantai Anoi Itam terdapat benteng peninggalan Jepang. Konon, dulunya benteng ini digunakan tentara Jepang sebagai benteng pertahanan. Meskipun bernuansa kelam, namun panorama alam disekitar benteng sungguhlah memanjakan mata. Dari atas benteng, terbentang pemandangan laut lepas. Terkadang boat dan perahu nelayan terlihat melintas.

cottage pantai iboih
Pantai Iboih (Sumber: disbudpar.acehgrov.go.id)

Lalu ada Pantai Iboih yang cocok untuk menikmati pasir putih dan air laut yang jernih. Dikawasan ini terdapat deretan penginapan, karena di sinilah titik terdekat menuju Pulau Rubiah. Perahu-perahu berjejer siap untuk menyebrang ke Pulau Rubiah.

diving pulau rubiah
Diving di Pulau Rubiah (Sumber: disbudpar.acehprov.go.id)

Untuk menyebrang ke Pulau Rubiah bisa dengan menyewa perahu dari Pantai Iboih selama 15 menit. Di Pulau Rubiahlah salah satu spot terbaik untuk menyaksikan surga bawah air dengan diving maupun snorkeling. Pulau ini merupakan rumah bagi ikan-ikan hias dan berbagai jenis terumbu karang. Selain dengan cara diving dan snorkeling, untuk menikmati taman bawah air Pulau Rubiah bisa dilakukan dengan menaiki glass bottom boat, yaitu perahu yang terdapat kotak kaca di bagian bawahnya.

underwater gapang island
Underwater Pantai Gapang (Sumber: disbudpar.acehprov.go.id)

Alternatif lain untuk snorkeling dan diving bisa dilakukan di Pantai Gapang. Pemandangan bawah lautnya tidak kalah cantik dengan Pulau Rubiah. Selain itu, tersedia juga sarana untuk memancing di laut. Peralatan dan penginapan banyak tersedia di penyedia jasa persewaan.

pantai sumur tiga
Pantai Sumur Tiga (Sumber: disbudpar.acehprov.go.id)

Satu lagi pantai yang jangan sampai terlewatkan, yaitu Pantai Sumur Tiga. Paduan pasir putih dan gradasi laut biru kehijauannya sungguh menakjubkan. Pantai ini juga menawarkan keindahan bahari dengan alam yang masih alami. Jika biasanya ke pantai untuk melihat matahari terbenam, di Pantai Sumur Tiga adalah spot yang cocok untuk menyaksikan matahari terbit. Yang unik, di sini terdapat tiga buah sumur di dekat pantai. Yang merupakan asal-usul dari nama pantainya sendiri. Sumur tersebut memiliki rasa air tawar.

Nol Kilometer Sabang (Sumber: disbudpar.acehprov.go.id)

Tidak lengkap rasanya jika ke Sabang tidak berkunjung ke Tugu Nol Kilometer. Tugu ini menjadi destinasi wajib para traveler ketika berwisata ke Sabang. Letaknya menghadap langsung ke Samudera Hindia sehingga tidak ada daratan apapun sejauh mata memandang. Di sini juga bisa mendapatkan sertifikat bernama Sertifikat 0 Km Indonesia. Sebuah bukti bahwa pernah berkunjung ke titik paling barat Indonesia. Ada kebanggaan tersendiri bisa berada di sana.
Setelah mengetahui berbagai destinasi wisatanya, yang jadi pertanyaan bagaimana cara untuk menuju Pulau Weh?

jadwal ferry sabang
Jadwal Ferry Sabang - Aceh (Sumber: indonesiaferry.co.id)

Ada 2 cara untuk menuju ke Pulau Weh, yaitu via jalur udara atau laut. Untuk jalur udara, ada penerbangan dari Medan langsung ke Sabang dengan pesawat Garuda ATR 72-600 yang berkapasitas sekitar 70 orang. Namun penerbangan ini hanya ada pada hari Rabu dan Jum'at.

Alternatif lainnya yang lebih bersahabat di dompet bisa dengan melalui jalur laut. Dari Pelabuhan Ulee Lheue terdapat 2 jenis moda transportasi yang bisa digunakan. Untuk yang mengutamakan kecepatan bisa memilih kapal cepat dengan waktu tempuh sekitar 45 menit. Sedangkan, jika ingin lebih hemat ada kapal ferry dengan lama perjalanan sekitar 2 jam.
Berbagai destinasi dan cara mencapai Pulau Weh sudah dipaparkan, lalu kapan waktu terbaik untuk berkunjung ke Pulau Weh?

Festival Sabang Fair 2016 (Sumber: disbudpar.acehprov.go.id)

Di tahun 2016 ini ada beberapa event yang diadakan Pemerintah Kota Sabang, yaitu Sabang Marine Festival (SMF) yang digelar pada tanggal 26 - 30 April 2016. Acara ini digagas dalam rangka memperkenalkan potensi kelautan dan keindahan Sabang pada dunia Internasional. Beberapa kapal yacht dari seluruh dunia ditargetkan akan singgah untuk memeriahkan festival ini.

Disamping itu, SMF 2016 ini menyelenggarakan sejumlah perlombaan. Untuk yang hobi nulis bisa ikut Sabang Marine Blogging Competition. Kalau yang passion dengan fotografi SMF 2016 mengadakan Lomba dan Pameran Foto Sabang. Atau yang suka olahraga ada juga Fun Bike dan Fun Walk. Info lengkapnya bisa dilihat di webnya Disbudpar Aceh.

Selain SMF 2016, ada Festival Sabang Fair (FSF) yang diselenggarakan pada tanggal 21 - 27 Mei 2016. Di FSF 2016 akan menampilkan sejumlah perlombaan, pawai budaya dan penampilan sanggar seni se-Aceh. Untuk pesertanya Pemerintah Kota Sabang mengundang sejumlah kabupaten lain di Pulau Sumatera serta dari negara Asia Tenggara (ASEAN).

Dengan banyaknya event yang bakal digeler oleh Pemerintah Kota Sabang, tentu waktu-waktu tersebut akan menjadi waktu terbaik untuk berkunjung. Selain bisa menikmati panorama alam dan keindahan bawah laut Pulau Weh, menghadiri event-event tersebut tentu akan menjadikan liburan ke Pulau Weh semakin menarik dan memberikan pengalaman yang berbeda.
Kenapa Pulau Weh wajib dimasukkan ke Bucket List?

Dapat disimpulkan dari apa yang sebelumnya sudah saya bahas, alasannya sederhana:
  1. Pulau Weh merupakan salah satu tempat di Indonesia yang memiliki keindahan bawah laut yang memukau. Wisata baharinya tidak perlu diragukan lagi.
  2. Akses dan transportasi yang mudah, entah itu jalur udara maupun jalur laut. Selain itu, penginapan pun banyak tersedia, mulai dari kelas backpacker hingga yang mewah.
  3. Digelarnya festival-festival yang bertaraf internasional. Hal ini tentu akan membuat liburan ke Pulau Weh akan semakin menarik.
Sebagai penutup, siapa yang harus berlibur ke Pulau Weh?

Tentu Kamu. Sebagai warga Indonesia haruslah bangga mempunyai sebuah tempat yang banyak orang menyebutnya sebagai "Surga di Ujung Barat Indonesia". Kalau turis mancanegara saja banyak yang berwisata kesana, kenapa kamu yang orang Indonesia nggak? Saya sendiri sudah memasukkan Pulau Weh pada Bucket List milik saya beberapa tahun lalu meskipun itu belum terpenuhi. Namun suatu hari saya akan pergi kesana. Entah itu melalui event ini ataupun pada kesempatan lainnya.
So, kalau sudah siap pergi kesana. Langsung saja tentukan tanggal dan packing!

Related Articles

0 komentar:

Post a Comment